MasIrfun
MasIrfun Seorang blogger pemula yang ingin memberikan informasi, edukasi, dan review gadget terupdate

Syarat-Syarat Pembuatan Dokumen Penting yang Wajib Kamu Ketahui! [Lengkap]

MasIrfun.Com - Syarat-Syarat Pembuatan Dokumen Penting - Ingin membuat dokumen penting, tapi gak tau caranya ?


Di jaman yang modern saat ini, jangan sampai ketinggalan info, loh! Aplagi tentang syarat apa saja yang dibutuhkan untuk membuat dokumen-dokumen penting. Misalnya, pembuatan e-KTP, SKCK, Kartu Kuning, Kartu Keluarga, dan masih banyak lagi.

Nah, untuk kesempatan kali ini MasIrfun akan memberikan informasi sedikit tentang syara-syarat pembuatan dokumen penting yang harus kamu ketahui.

Penasaran ? Yuk, simak artikelnya dibawah ini yaa, guys !


Syarat-Syarat Pembuatan Dokumen Penting yang Wajib Diketahui!


syarat-syarat pembuatan dokumen penting terlengkap

Dokumen penting yang bakal MasIrfun beritahu ini sangat membantu kamu apabila ingin membuatnya. Meskipun sederhana, tetapi banyak juga yang masih belum tahu, loh.

Biar gak ketinggalan info terupdate, inilah syarat-syarat pembuatan dokumen penting yang harus kamu ketahui dibawah ini!

1. e-KTP


e-KTP, atau Kartu Tanda Penduduk elektronik, merupakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dibuat secara elektronik. Dimana dalam artian baik dari segi fisik maupun penggunaannya berfungsi secara komputerisasi.

Program KTP-el ini telah diluncurkan oleh Kementerian Negeri Republik Indonesia yang dimulai sejak tahun 2009 dengan ditunjuknya empat kota sebagai proyek percontohan nasional.

Ada juga keempat kota ini diantarnaya yaitu Denpasar, Padang, Yogyakarta, dan Makasar. Sementara kabupaten/kota lainnya secara resmi diluncurkan Kementerian Dalam Negeri pada bulan Februari tahun 2011 lalu yang pelaksanaannya terbadi menjadi dua antara lain :


  • Pelaksanaan tahap pertama ini dimulai pada tahun 2011 dan berakhir pada 30 April 2012 yang mencakup 67 juta penduduk di 2348 kecamatan dan 197 Kabupaten/kota.
  • Sementara untuk pelaksanaan tahap kedua mencakup 105 juta penduduk yang tersebar di 300 kabupaten atau kota lainnya di Indonesia.

Secara keseluruhan pada akhir 2012 di targetkan setidaknya 172 juta penduduk yang sudah mempunyai KTP-el ini. Hal ini sudah dari awal sampai akhir tahun 2013 perekaman data penduduk tetap berlanjut hingga seluruh penduduk Indonesia wajib KTP terekam data pribadinya.


Nah, buat kamu yang masih belum tahu syarat-syarat yang harus tepenuhi untuk membuat e-KTP ini bisa membaca ulasannya sebagai berikut :


  • Telah berusia 17 tahun.
  • Surat pengantar RT/RW.
  • Foto copy KK (Kartu Keluarga)
  • Surat Keterangan Pindah yang di terbitkan oleh pemerintah Kabupaten/Kota dari daerah asal.
  • Surat Keterangan Datang dari Luar Negeri yang diterbitkan oleh Instansi Pelaksana bagi WNI yang datang dari luar negeri karena pindah
  • Datang langsung untuk di foto (e-KTP) atau melampirkan pas foto terbaru ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar (KTP Lama)


Noted : Biayar GRATIS

2. SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)


Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK yang dulu lebih dikenal dengan nama Surat Keterangan kelakuan Baik atau disingkat SKKB).

Berdasarkan pengertiannya yaitu surat yang diterbitkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Kepolisian Sektor (Polsek) atau Kepolisian Resor (Polres) setempat yang berisikan tentang catatan seseorang yang terdapat dala data kepolisian.

Jadi, SKCK untuk menerangkan ada atau tidak adanya catatan seseorang yang bersangkutan dalam kegiatan kriminalitas ataupun tindak kejahatan.

SKCK hanya berlaku selama 5 bulan sejak tanggal diterbitkan dan bisa diperpanjang apabila memang diperlukan.

Jika sebelumnya kamu sudah pernah membuat SKCK untuk melamar pekerjaan, namun sudah kadaluwarsa atau habis masa berlakunya, maka kamu dapat memperpanjang dengan mengurus SKCK.

Mengingat ini sangat penting, buat kamu yang masih belum tahu inilah syarat-syarat dokumen pembuatan dokumen penting SKCK sebagai berikut :


  • Membawa Surat Pengantar dari  Kantor Kelurahan tempat domisili pemohon.
  • Membawa foto copy KTP/SIM sesuai dengan domisili yang tertera di surat pengantar dari kantor Kelurahan.
  • Membawa foto copy kartu keluarga.
  • Membawa foto copy akta kelahiran atau ijazah.
  • Membawa pas. foto terbaru dan berwarna ukuran 4x6 sebanyak 6 lembar.
  • Mengisi Formulir Daftar Riwayat Hidup yang telah disediakan di kantor polisi dengan jelas dan benar.
  • Pengambilan sidik jari dari petugas.


Noted : Biaya sekitar Rp 30.000 - Rp 50.000

3. Kartu Kuning


Kartu kuning, merupakan dokumen yang digunakan untuk kebutuhan melamar pekerjaan, jika kamu pernah mendaftar diri sebagai calon pegawai negeri sipil sudah pasti tidak asing lagi dengan kartu ini.

Selain itu mendaftarkan diri sebagai calon pegawai negeri sipil, kartu kuning pun dibutuhkan untuk mendaftar menjadi karyawan di lembaga pemerintah atau Badan Usaha Milik Negara.

Hal ini dikarenakan hampir seluruh perysaratan untuk masuk ke instansi milik negara tentu akan mencantumkan kartu kuning sebagai syarat wajib.

Nah, buat kamu yang masih tidak tahu syarat-syarat apa saja untuk membuat kartu kuning bisa melihat ulasannya sebagai berikut :


  • Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau SIM yang masih aktif.
  • Foto copy ijazah yang telah di legalisir.
  • Pas. foto berwarna ukuran 4x3 sebanyak 2 buah dengan background merah.
  • Foto copy Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga.


Noted : Biaya GRATIS

4. Kartu Keluarga


Kartu Keluarga, merupakan Kartu Identitas Keluarga yang memuat data tentang susunan, hubungan dan jumlah anggota keluarga. Kartu Keluarga wajib dimiliki oleh setiap keluarga.

Kartu ini berisi data lengkap tentang identitas Kepala Keluarga dan anggota keluarganya. Kartu Keluarga dicetak rangkap 3 yang masing-masing dipegang oleh Kepala Keluarga, Ketua RT, dan Kantor Kelurahan.

Kartu Keluarga atau KK yaitu Dokumen milik Pemda Provinsi setempat dan karena itu tidak boleh mencoret, mengubah, mengganti, menambah isi data yang tercantum dalam Kartu Keluarga.

Setiap terjadinya perubahan karena Mutas Data dan Mutasi Biodata, wajib dilaporkan kepada Lurah dan akan diterbitkan Kartu Keluarga yang baru.

Pendatang baru yang belum mendaftarkan diri atau belum berstatus penduduk setempat, nama dan identitasnya tidak boleh dicantumkan dalam Kartu Keluarga.

Mengingat kartu ini sangat penting, inilah syarat-syarat pembuatan dokumen penting untuk Kartu Keluarga dibawah ini :

#Keluarga Baru


  • Surat pengantar dari RT yang sudah di stempel di RW.
  • Foto copy buku nikah / akta perkawinan.
  • Surat keterangan pindah (Bagi anggota keluarga pendatang)


#Penambahan Keluarga


  • Kartu Keluarga yang lama
  • Surat keterangan kelahiran putra/putri kamu yang akan menjadi anggota keluarga baru di dalam kartu keluarga.

#Hilang atau Rusak

  • Surat keterangan kehilangan dari Kepolisian.
  • Kartu Keluarga yang rusak (kasus KK yang rusak)
  • Foto copy dokumen kependudukan dari salah satu anggota keluarga.

5. Paspor


Paspor merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan antar negara.

  • Paspor berisi biodata pemegangnya yang meliputi antara lain 
  • Foto pemegang, 
  • Tanda tangan, 
  • Tempat dan tanggal kelahiran, 
  • Informasi kebangsaan, 
  • Terkadang juga beberapa informasi lain mengenai identitas individual.

Ada kalanya juga sebuah paspor mencantumkan dftar negara yang tidak boleh dimasuki oleh si pemegang paspor itu sendiri. Sebagai contoh dahulu pemegang paspor Indonesia sempat dilarang berkunjung ke negara Israel dan Taiwan.

Paspor ini pun tak kalah penting dibandingkan dengan dokumen yang lainnya, jadi buat kamu yang masih belum tahu syarat-syarat pembuatan dokumen penting ini sebagia berikut :

#Untuk Warga Negara Indonesia (WNI)

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
  • Kartu Keluarga.
  • Akta kelahiran atau surat baptis.
  • Paspor lama, apabila ingin memperpanjangnya.

#Untuk anak WNI

  • KTP kedua orang tua yang masih berlaku.
  • Kartu Keluarga.
  • Akta kelahiran atau surat baptis.
  • Buku nikah orang tua atau akta perkawinan.
  • Paspor biasa lama bagi yang sudah memilikinya.

Noted : Biaya sekitar Rp 360.000 - Rp 400.000

6. Surat Nikah (KUA)


Menikah merupakan sebuah siklus hidup yang seharusnya akan dijalani setiap manusia. Sebagai siklus hidup dan momentum untuk menyatukan dua insan dan berumah tangga, prosesi menikah ini tidak bisa dipandang sebelah mata.

Maka dari sini pada beberapa suku bangsa tertentu, prosesi pernikahan memunculkan beragam aturan dan tata cara serta tradisi tertentu. Maka dari itu karena prosesi pernikahan ini begitu penting, maka kamu harus mengetahui tata cara menikah yang legal.

Selain itu, harus resmi yang umumnya dilakuka di KUA (Kantor Urusan Agama). Lalu apa sih syarat-syarat pembuatan dokumen penting ini ?

Syarat Umum Surat Nikah (KUA)


  • Kamu memiliki pasangan (WAJIB)
  • Berkas yang didapatkan dari kantor kelurahan.
  • Surat pernyataan belum pernah menikah yang ditanda tangani diatas materai Rp 6.000.
  • Foto copy KTP dan Kartu Keluarga  untuk calon pengantin mempelai.
  • Pas. foto calon pengantin berukuran 2x3 sebanyak 4 lembar dan 4x6 sebanyak 2 lembar.


Noted : Biaya sekitar Rp 30.000 - Rp 700.000

7. Kartu Kredit


 Kartu Kredit merupakan sebuah alat pembayaran resmi yang diberikan oleh bank kepada nasabahnya sebagai bentuk fasilitas.

Dimana fasilitas tersebut bank akan menerapkan sejumlah kebijakan dan juga aturan yang akan mengatur mengenai hak dan kewajiban kedua belah pihak (nasabah dan bank).

Kartu kredit mempunyai sejumlah dana (limit) di dalamnya, yang jumlahnya di tentukan oleh pihak bank selaku penerbit. Hal ini memungkinkan nasabah bisa menggunakan kartu kredit untuk melakukan berbagai transaksi keuangan.

baik itu pembelanjaan ataupun penarikan tunai di mesin ATM dalam jumlah tertentu yang sudah ditetapkan oleh pihak bank.

Di luar fungsi tersebut, kartu kredit juga biasanya dilengkapi dengan beberapa penawaran menarik dan juga program disusun oleh pihak bank sebagai bentuk promosi bagi kartu tersebut.

Hal ini dianggap penting dilakukan, mengingat sekarang ada banyak sekali bank yang menerbitkan kartu kredit dalam layanan mereka. Tentu akan menimbulkan persaingan yang cukup ketat diantara bank-bank tersebut.

Mengingat dokumen ini sangat penting dalam membantu transaksi, apabila ini membuat inilah syarat-syarat pembuatan dokumen penting seperti Kartu Kredit dibawah ini!

Syarat Umum Membuat Kartu Kredit :


  • Foto copy KTP
  • Minimal berumur 21 tahun dan berpenghasilan bersih minimal Rp 3.000.000 per bulan.
  • Foto copy bukti penghasilan.
  • Foto copy NPWP.
  • Dan bagi yang sudah mempunyai kartu kredit, kamu harus melampirkan tagihan kartu kredit 3 bulan terakhir.


8. Surat Izin Mengemudi


Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada seseorang yang sudah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap orang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wjaib mempunyai surat izin mengemudi sesuai dengan jenis kendaraan bermotor yang dikemudikan. hal ini sudah jelas tercantum pada Pasal 77 ayat (1) UU No. 22 Tahun 2009.

Nah, buat kamu jika ingin membuatnya tetapi sayang sekali masih belum tahu persyaratannya ? Inilah syarat-syarat dokumen penting Surat ijin mengemudi sebagai berikut!

Syara-syarat Umum Surat Izin Mengemudi


  • Mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Mengisi formulir permohonan. Sehat jasmani dan rohani, berpenampilan rapi, dan bersepatu, (tidak diperkenankan memakai sandal).
  • Lulus ujian (Teori dan Praktek).
  • Diwajibkan mengikuti klinik mengemudi untuk mendapatkan Surat Keterangan Uji Klinik Pengemudi (SKUKP).


Noted : Biaya berbeda-beda

9. Surat Izin Usaha Perdagangan


Surat izin usaha perdagangan yang biasa disebut dengan SIUP, merupakan surat izin untuk bisa melaksanakan kegiatan usaha perdagangan.

Setiap perusahaan, koperasi, persekutuan maupun perusahaan perseorangan, yang melakukan kegiatan usaha perdagangan wajib memperoleh SIUP yang diterbitkan berdasarkan domisili perusahaan dan berlaku di sleuruh wilayah Republik Indonesia.

Jenis Surat Izin Usaha Perdagangan :


  1. SIUP MIKRO, merupakan SIUP yang bisa diberikan kepada Perusahaan Perdagangan Mikro, dengan modal dan kekayaan bersih seluruhnya tidak lebih dari Rp. 50 juta.
  2. SIUP KECIL, merupakan surat wajib dimiliki oleh Perusahaan Perdagangan dengan modal dan kekayaan bersih seluruhnya sebesar Rp. 50 Juta sampai dengan Rp. 500 Juta, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
  3. SIUP MENENGAH, merupakan surat wajib dimiliki oleh Perusahaan Perdagangan dengan modal dan kekayaan bersih seluruhnya sebesar Rp. 500 juta sampai dengan Rp. 10 Milyar, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
  4. SIUP BESAR, merupakan surat wajib dimiliki oleh Perusahaan Perdagangan dengan modal dan kekayaan bersih seluruhnya lebih dari Rp. 10 Milyar, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

Untuk membuat SIUP ini, kamu perlu memenuhi syarat-syarat pembuatan dokumen penting Surat Izin Usaha Perdagangan ini sebagai berikut !

Syarat-Syarat Umum Surat Izin Usaha Perdagangan :

  • Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemegang perusahaan.
  • Foto copy NPWP.
  • Surat keterangan domisili atau SITU.
  • Neraca perusahaan.
  • Materai senilai Rp. 6.000.
  • Foto Direktur Utama/Penanggung Jawab/Pemilik Perusahaan dengan ukuran 4x6 cm sebanyak 2 lembar.
  • Izin lain yang terkait usaha yang dijalankan.

Noted : Biaya berbeda-beda


Nah, itulah diatas yang dapat MasIrfun ulas untuk kesempatan yang singkat ini dengan menyajikan syarat-syarat pembuatan dokumen penting harus kamu ketahui !

Jangan lupa share untuk memberi tahu orang-orang yang masih belum tahu akan hal ini dan Semoga Bermanfaat~

MasIrfun
MasIrfun  Seorang blogger pemula yang ingin memberikan informasi, edukasi, dan review gadget terupdate
Note: Only a member of this blog may post a comment.