Konten vs Backlink : Mana yang Lebih Berkualitas?

MasIrfun

Konten vs Backlink : Mana yang Lebih Berkualitas?
Menurut Wikipedia Konten (bahasa Inggriscontent) adalah informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik.[1] Penyampaian konten dapat dilakukan melalui berbagai medium seperti internettelevisiCD audio, bahkan acara langsung seperti konferensi dan pertunjukan panggung. Istilah ini biasa digunakan untuk mengidentifikasi dan menguantifikasi beragam format serta genre informasi sebagai komponen nilai tambah media.

Sedangkan Backlink adalah suatu hal penting dalam sebuah website. Manfaat backlink juga sangat penting dalam memiliki website yang SEO friendly. kamu tidak bisa memandang rendah pengaruh backlink terhadap website kamu. Backlink merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan traffic website kamu.



Lebih Baik Membangun Kualitas Konten atau Backlink ? 

Sumber foto: Ijo-gading.com
MasIrfun memiliki seorang teman blogger. Mereka jarang sekali mengupdate blog miliknya. Yang mereka sering lakukan ialah mencari Backlink – backlink – dan backlink. Disisi yang lain, MasIrfun juga punya Teman blogger, yang mereka tidak memikirkan yang namanya Backlink. Mereka hanya Rajin Mengupdate dengan konten-konten yang berkualitas.

Mungkin keadaan diatas juga sedang terjadi pada diri kamu. Entah kamu termasuk kedalam golongan blogger yang terlalu mementingkan Backlink, atau malah pada kualitas konten. Nah, yang menjadi penasaran pertanyaan-pertanyaan sekarang, Lebih Kualitas Konten atau Backlink ?

Artikel “Lebih Baik Kualitas Konten atau Backlink ?”. MasIrfun bagikan untuk menunjukkan kepada kamu tentang sebenarnya penting mana sih antara Kualitas Konten dengan Backlink.

Hal ini menurut MasIrfun adalah sangat penting untuk diketahui, karena keadaan ini merupakan keadaan yang urgen untuk blog kedepannya.

Berdasarkan teknik SEO Blueprint yang pernah MasIrfun pelajari. Ada pernyataan seperti ini,

Menurut Teknik SEO Blueprint ; “The 90/10 Rule Of Link Bulding ~ This blueprint contains 25 steps to rank your content, but only the last three address link building. Why so few? In my opinion, Because 90% of your effort should go into creating great content, and 10% into link building”

Kutipan dari teknik SEO Blueprint diatas ingin menjelaskan kepada kalian bahwa kedudukan antara pentingnya Kualitas konten dan membangun backlink ialah 90 : 10. Jadi menurut MasIrfun, Membangun kualitas konten itu sama halnya 9 kali lipat lebih penting dibandingkan dengan membangun Backlink.

Baca juga: Panduan Lengkap Pemula Dalam Menerapkan SEO

Hal tersebut ini membuktikan bahwa Kualitas konten sangatlah menjadi hal terpenting dalam sebuah blog. Pernyataan lain yang MasIrfun dapatkan dari teknik SEO Blueprint adalah,

“Good content makes link building easier”

Maksudnya ialah untuk mendapatkan tautan link (Baklink) dengan mudah itu dapat dilakukan dengan membangun Good Content (Konten yang baik). Oleh karena itu, ungkapan yang mengatakan bahwa Konten adalah Raja, maka itu adalah sebuah ungkapan yang benar.

Kesimpulan dari MasIrfun yaitu jika ada pertanyaan tentang Lebih Baik Kualitas Konten atau Backlink? Maka jawaban yang benar yaitu Sangat lebih baik Konten. Karena kualitas konten menentukan 90% ke-prefesionalan sebuah blog. Sedangkan Backlink hanya 10%.

Cara Membuat Konten Yang Berkualitas


1. Temukan linker dalam bidang Kamu


Langkah pertama kamu harus mencari linker yang sesuai atau sama dengan bidang kamu. Jangan mencari linker yang bidangnya berbeda dengan kamu. karena mereka tidak akan peduli dengan kamu. Ingat mereka hanya peduli dengan diri mereka sendiri dan segala sesuatu yang berhubungan dengan mereka.

Untuk menemukan linker dibidang kamu berikut adalah strateginya:

  • Cari linker, lihat konten mereka seperti apa
  • Buat konten yang jauh lebih bagus
  • Jalin hubungan dengan mereka
  • Backlink!
Kira-kira itu adalah alasan kenapa perlu mencari linker. siapakah yang dimaksud para linker-linker tersebut?

Berikut adalah para linker :

  • Blogger
  • Penulis artikel di website lain
  • Jurnalis, penulis berita
  • Seleb Twitter (orang yang punya banyak follower)
Mereka inilah orang-orang yang mampu memberikan link bagi konten kamu atau melakukan share kepada orang banyak di social media. Untuk menemukan linker yang sesuai dengan kamu sebanyak-banyaknya, lakukan 4 cara berikut. Lakukan pencarian di Google. Lakukan pencarian di Google dengan kata kunci:

Baca juga: Letak Kata Kunci SEO Terbaik 2019

  • Blogger [niche] Indonesia
  • Blog [niche]
  • Artikel [niche] terbaik

Biasanya blogger baru ini juga lebih terbuka ketika diajak dalam berkomunikasi. kamu juga bisa sama-sama belajar.

Berikut komunitas yang bisa kamu coba:

  • Facebook Groups
  • Google+ Communities
  • Kaskus
  • Citizen6 Liputan6
  • Log Viva
Cari akun Twitter yang punya banyak follower

Gunakan tool gratis bernama Followerwonk.

Tools ini berguna sebagai menemukan akun Twitter populer berdasarkan kata kunci. Menurut MasIrfun, dalam 1 klik kamu bisa menemukan para seleb Twitter.

Klik “Search bios” kemudian lakukan pencarian

Khusus dalam niche berbahasa Inggris (misalnya “fashion”) gunakan kota-kota besar di Indonesia untuk menemukan orang Indonesia. Orang-orang yang sudah kamu temukan di atas pasti sudah punya beberapa backlink. Kita akan mencari orang-orang yang memasang link.

Dengan demikian daftar kita semakin besar.

Pertama, silahkan menuju ke Open Site Explorer. Atau gunakan Ahrefs kalau kamu punya akun premium-nya, lebih bagus lagi. Kemudia, melakukan keempat langkah ini, catat semuanya dalam Google Sheets ataupun Excel. Oh ya,  MasIrfun abaikan website yang sudah tidak di-update selama setahun.

2. Pikirkan ide konten yang menarik bagi mereka


Menentukan topik itu rumit. Akan tetapi untungnya, ada suatu metode yang bisa kita manfaatkan untuk menemukan sebuah ide topik.

Topik kamu harus merupakan salah satu dari STEPPS ini:

  1. Social currency: bisa membuat mereka bangga atas identitasnya
  2. Triggers: langsung terpikirkan ketika seseorang berbicara tentang sesuatu
  3. Emotion: bisa membangkitkan perasaan
  4. Public: topik yang populer atau sedang hangat
  5. Practical value: isi dari topik itu bisa dipraktekkan
  6. Story: kisah seseorang atau kejadian yang berhubungan dengan mereka

Pada saat kamu sedang mencari ide untuk topik konten unggulan, pastikan topiknya memenuhi salah satu dari 6 syarat tersebut. kamu sudah tahu cara memeriksa topiknya, dengan STEPPS tadi. Selanjutnya kita akan belajar bagaimana mencari cara untuk mendapatkan ide untuk topik konten unggulan kamu.

Ini beberapa cara yang bisa kamu coba:

  1. Lihat website milik linker. Buat konten yang topiknya mirip atau yang berhubungan dengan apa yang sudah mereka tulis pada saat itu, tetapi bobotnya harus lebih tinggi.
  2. Situs komunitas. Coba cari lalu temukan permasalahan utama yang paling sering dihadapi oleh anggota komunitas, buat konten yang menyelesaikan permasalahan mereka.
  3. Lakukan pencarian di Google dengan memasukkan topik utama sebagai mendapatkan topik yang lebih spesifik dan akurat.
  4. Lihatlah media BuzzSumo atau Ahrefs Content Explorer untuk melihat konten-konten terbaik dalam suatu topik.
  5. Ikuti proses mendapatkan ide tulisan di WhattoWrite.org.
  6. Baca panduan mencari topik konten ini.
Setelah menemukan idenya, pastikan memenuhi salah satu dari STEPPS. Ingat, pemilihan topik merupakan bagian terpenting dari konten unggulan. Karena itu, jangan remehkan tahapan ini. Usahakan sebisa mungkin punya tampungan ide topik, semuanya MasIrfun catat di Trello:

3. Lakukan riset untuk membuat konten yang berbobot


Sudah MasIrfun singgung di awal tadi, membuat konten itu mudah, tapi untuk membuat konten unggulan yang berkualitas supaya mendapatkan backlink, cukup sulit untuk itu kamu harus melakukan riset.

Ini adalah langkah penting yang tidak boleh kamu lewatkan untuk membuat konten unggulan. Untuk membuat konten yang unggul langkah yang tidak boleh dilewatkan adalah melakukan riset. riset yang perlu dilakukan disini dengan melakukan atau menggunakan metode KTP.

4. Buat konten terbaik dari bahan riset


Untuk membuat konten yang benar-benar berkualitas pasti tidak cukup hanya dalam sehari. Butuh lebih banyak waktu untuk membuat konten yang unggul dan berkualitas. kira-kira waktu yang dibutuhkan untuk membuat konten yang unggul dan berkualitas akan memakan waktu 2 sampai 3 hari.

  • Riset: 0-1 hari
  • Kerangka + gambar: 0-1 hari
  • Penulisan: 1 hari
Ada beberapa faktor yang akan meningkatkan atau justru mengurangi peluang konten kamu untuk mendapatkan backlink.

Baca juga: Keyword Density yang Ideal untuk SEO

Ini hal-hal yang harus kamu hindari:

  1. Unsur-unsur penjualan produk
  2. Affiliate link
  3. Iklan yang terlalu banyak
  4. Salah tulis dan tata bahasa yang berantakan
  5. Desain berantakan
  6. Banyak basa-basi
  7. Formatnya tidak enak untuk dibaca
Masih ingat STEPPS tadi kan?

Sebaliknya, hal berikut justru meningkatkan peluang kamu:

  • Foto/gambar original. Minimal screenshot atau grafik
  • Referensi ke artikel atau website lain yang terpercaya
  • Memiliki data
  • Link ke website linker

5. Lakukan distribusi konten kepada linker


Jangan pernah lakukan tahapan ini kalau kamu belum punya konten yang memenuhi semua kriteria yang sudah disebutkan. Menimal sebagai berikut :

  • Topiknya memenuhi salah satu STEPPS
  • Dalam bidang yang sama dengan linker
  • Memiliki kualitas terbaik dibanding konten lain

Jenis-Jenis Backlink Yang Berkualitas

Sumber foto: imersmuda.com
Baca juga: Manfaat Backlink

1.Relevan

Alasan backlink yang berasal dari topik / niche yang relevan sangat bagus dan berkualitas yaitu karena link jenis ini terlihat lebih natural bagi search engine. Dilihat dari segi user experience (UX) ini, link di website yang relevan juga tidak mengganggu visitor sama sekali, bahkan sangat mungkin mendapatkan klik yang tentu saja menjadi kunjungan (trafik).

2. Contextual Links

Contextual links merupakan links yang berada di dalam konten (artikel). Alasan backlink jenis ini berkualitas tinggi yaitu karena links yang berada di dalam artikel biasanya related atau relevan dengan isi artikel (topik yang ditulis). Dan ini seperti yang sudah dibahas di kriteria pertama, link dari topik yang relevan ini sangat disukai oleh search engine.

3. High PR (DA PA)

Google memberikan sebuah hadiah website yang authority dan trusted nya tinggi dengan Pagerank, semakin tinggi pagerank maka semakin tinggi authority nya. Maka dari itu, backlink yang berasal dari domain dengan Pagerank tinggi pun pastinyanya mempunya kualitas yang lebih bagus dari pada backlink dari situs dengan PR yang rendah, PR0 ataupun PR N/A.

Soalnya pagerank sudah tidak update lagi sejak tahun 2012 lalu, maka penilaian Authority web bisa memakai alternative DA PA (Domain Authority dan Page Authority) dari Moz. Metric TF (Trust Flow) dari Majestic SEO ini pun sangat bisa kamu gunakan. Yang menjadi patokan nilai digunakan algoritma Moz serta Majestic ini dalam mengukur authority suatu web tetap sama, semakin tinggi nilainya semakin bagus.

4. Aged Domain

Apabila suatu web authority nya tinggi, biasanya umur domain dari web tersebut juga sudah lama. Jarang sekali ada suatu web/blog yang bisa mendapatkan PR4 atau PR5 dalam hitungan bulan (terkecuali untuk web yang domainnya berasal dari domain drop, redirect atau fake).

Keunikan lain dari website berumur biasanya indexnya lebih cepat. Meskipun website berumur belum tentu authority nya besar, mendapatkan backlink dari domain dengan jenis ini MasIrfun rasa lebih aman dari pada mendapatkan backlink dari website-website yang baru seumur jagung dengan index yang belum stabil.

Belakangan banyak webmaster yang memanfaatkan kualitas dari aged domain ini sebagai membangun blog-blog network pribadi atau biasa dikenal dengan sebutan PBN lebih terkenalnya.

Namun hati-hati, jangan asal beli domain aged soalnya belum tentu domain tersebut bagus sebagai dijadikan sumber backlink. Cek terlebih dahulu riwayat webnya, mulai dari tampilan halaman (bisa menggunakan Web Archive) sampai histori backlink nya (bisa menggunakan Ahrefs). Pastikan web tersebut tidak pernah digunakan sebagai kegiatan spamming sebelumnya.

5. Trafik atau Visitor Tinggi

Orang bilang, “google follow people”. Sedikit banyak bisa diartikan, links yang berada di website dengan trafik tinggi memeliki kualitas yang lebih bagus daripada links yang berada di website dengan trafik rendah, soalnya links yang berada di website dengan trafik tinggi lebih berpeluang mendatangkan klik (kunjungan) dari visitor di website tersebut.

6. Low Outbound Links

Hal ini berkenaan dengan Link Juice. Mendapatkan backlink dengan outbound link (link keluar) yang cukup banyak akan memperkecil efektivitas backlink tersebut soalnya harus dibagi-bagi dengan link-link yang lain di dalam satu halaman yang sama.

Kebalikannya dengan low outbound links, backlink yang di dapat dari halaman ini jauh lebih powerful karena Link Juice nya langsung masuk ke website kamu tanpa terlalu banyak terbagi-bagi ke link lain.

Terlalu sering mendapat backlink dari website dengan outbound links yang banyak juga cukup berbahaya bagi website kamu karena high outbound links rentan dianggap sebagai halaman spam (yang masuk kategori ini biasanya spamming jenis blog commenting).

7. Unik (Different C class IP’s)

Mendapatkan backlink dari website dengan hosting berasal berbeda-beda dan IP yang berbeda-beda juga ikut mempengaruhi peringkat website kamu di  dalamsearch engine Google.

Secara Logika, jika backlink yang di dapat dari IP yang berbeda-beda, kemungkinan besar backlink yang didapat bukanlah manipulasi seperti halnya jika kita membuat backlink dari website-website kita sendiri (dengan IP dan hosting yang sama).

Itulah yang besar kemungkinan dibenamkan di dalam pikiran Penghuinnya Google. Meskipun dalam prakteknya, tetap saja backlink beda IP juga bisa memanipulasi (dengan PBN misalnya). Mendapatkan backlink dari puluhan sebuah website dengan IP yang berbeda-beda ini jauh lebih baik daripada dengan ratusan backlink tetapi dari 1 website yang sama. 

8. LinkDofollow Attribut

Menurut teori, Dofollow merupakan link yang dihitung google sebagai sebuah ‘vote’ untuk website kamu, sedangkan nofollow tidak. Jadi, jika kamu mendapatkan banyak backlink berkualitas dengan 7 kriteria diatas namun link nya ternyata bukan dofollow, maka dari itu sebuah kerugian besar.

Ada yang mengatakan bahwa nofollow tetap dihitung untuk sebuah backlink, ada juga pula yang mengatakan tidak. Menurut MasIrfun pribadi, link ini ada kemungkinan tetap dihitung, namun prosentasenya sangat kecil bila dibandingkan dengan link dofollow.

Supaya tetap terlihat natural, MasIrfun sarankan dalam membangun backlink prosentase dofollow nofollow anda ada di angka sekitar 80 : 20 sampai 95 : 5. Jangan semua backlink anda cari yang hanya dofollow saja karena akan terlihat tidak natural bagi search engine, pun juga jangan kebanyakan link nofollow daripada dofollow karena backlink yang kamu bangun akan menjadi kurang powerful.

9. One way links

One way links atau link satu arah ini beberapa tahun lalu link exchange (tukar link) antar sesama blogger merupakan suatu aktivitas yang lumrah dan sangat sering dilakukan. Aktivitas ini cukup efektif sebagai menaikkan Pagerank serta memperkuat backlink dari situs-situs yang melakukan link exchange.

Namun patu disayangkan, di algoritma Google yang sekarang reciprocal link semacam ini sudah banyak berkurang value nya (mungkin karena sudah terlalu banyak disalahgunakan).
MasIrfun
Load comments