Apple Gagal di China ? Inilah Alasan Mengapa Apple Gagal di China

Advertisement

Apple Gagal di China ? Inilah Alasan Mengapa Apple Gagal di China

Irfan Maulana
Saturday, March 2, 2019

MasIrfun.com - Sudah dengar berita bahwa iPhone mengalami penurunan penjualan yang sangat signifikan di China? Apa kamu tahu bahwa iPhone jutru kemungkinan akan menaikkan kembali harga produk mereka meski mengalami penurunan penjualan?

Perusahaan teknologi nomor satu di dunia ini ternyata mengalami masalah yang cukup pelik di China sehingga penjualan mereka merosot tajam. Penasaran kira-kira hal apa yang membuat Apple gagal membuat produknya menjadi jawara di China? Berikut pembahasannya!

Inilah 5 Alasan Mengapa Apple Gagal di China



Sengketa antara Apple dan Qualcomm sudah panas sejak 2017. Keduanya saling tuding seputar pelanggaran paten, kecurangan biaya lisensi, serta etika bisnis. Lama berlarut-larut, kini Qualcomm boleh bernapas lega.

Tuntutannya ke Apple atas pelanggaran dua paten dikabulkan Pengadilan Negeri di China. Pengadilan menghukum Apple dengan melarang distribusi dan penjualan beberapa model iPhone di Negeri Tirai Bambu. Masing-masing model adalah iPhone 6S, iPhone 6S Plus, iPhone 7, iPhone 7 Plus, iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X.

Jejeran model iPhone tersebut, menurut Pengadilan Negeri China, terbukti melanggar paten Qualcomm, terkait mekanisme mengubah ukuran foto dan mengelola aplikasi pada layar sentuh. Ada alasan kuat mengapa produk iPhone mengalami penurunan penjualan di China dari 3,2 juta unit menjadi 1,7 juta unit saja. Berikut alasannya:

1. Perang Dagang Amerika VS China


KIta sudah tau sejak lama bahwa hubungan politik antara China dan Amerika Serikat tidak baik semenjak dahulu kala. Tetapi, hal ini semakin memuncak ketika Trump terpilih menjadi presiden.
Hubungan antara China dan Amerika Serikat semakin merenggang dan berdampak buruk di banyak faktor seperti relasi kenegaraan, politik dan sosial, hingga ekonomi.

Nah, dampak hubungan diplomatik yang memburuk ini menyebabkan Apple kena getahnya. Sebagian besar produk Apple dibuat di China dan pemerintah Amerika akan menaikkan pajak untuk barang-barang yang diimpor dari China.

Sentimen negatif Amerika Serikat kepada China ini membuat penduduk China ogah untuk membeli produk-produk dari Apple.

2. Produknya Dianggap Tidak Inovatif


Kamu pasti sudah tahu kalau harga iPhone keluaran terbaru memang sangat mahal. Harga resmi iPhone XR dimulai dari harga $749, $999 untuk iPhone XS dan $1,099 untuk iPhone XS Max. Dengan harga sedemikian mahalnya, produk-produk iphone dianggap tidak inovatif dan cenderung ketinggalan zaman dibandingkan dengan HP-HP China lainnya seperti Huawei, Vivo dan Oppo.

Salah satu faktor yang dikeluhkan oleh pengguna iPhone di China ialah ketidaksiapan iPhone dalam mengakomodir teknologi 5G, sampai dengan tahun 2020. Padahal, semua produsen handphone China sedang berlomba-lomba mengembangkan teknologi 5G.

3. Ketatnya Persaingan Ponsel di China


iPhone memang tidak merinci berapa penurunan penjualan produk mereka di China. Tetapi banyak pihak banyak yang memprediksi bahwa penurunan penjualan Apple di China merosot nyaris 20%. Bahkan Sumber lain menyebutkan penurunan penjualan Apple di China mencapai 25%.

Secara global, memang bukan hanya Apple saja yang mengalami penurunan. Samsung sebagai produsen HP terbesar di dunia juga mengalami penurunan dalam penjulan produk-produk Android mereka.

Khusus di China saja, posisi Apple turun menjadi peringkat kelima handphone yang paling banyak digunakan. Padahal, beberapa tahun lalu Apple masih menempati urutan ketiga handphone yang paling laku setelah Huawei dan Samsung.

4. Pelarangan Penjualan iPhone Tipe Lama


Pelarangan penjualan iPhone di China bukan tanpa sebab. Pelarangan iPhone tipe lama di China disebabkan oleh perselisihan antara Qualcomm dan Apple. Qualcomm melaporkan Apple dengan tuduhan pelanggaran hak paten milik Qualcomm. Perseteruan ini sudah berlangsung sejak tahun 2017 dan Qualcomm memenangkan keributan ini.

iPhone 6S, iPhone 6S Plus, iPhone 7, iPhone 7 Plus, iPhone 8, iPhone 8 Plus serta iPhone X merupakan iPhone yang dilarang untuk dijual di China oleh pengadilan China. Namun, Apple masih kukuh pendirian dengan tetap menjual iPhone tipe-tipe tersebut. iPhone beralasan gugatan yang dilayangkan oleh Qualcomm yaitu produk Apple yang menggunakan iOS 11, sedangkan semua iPhone kini sudah mendapat update iOS 12.

5. Harganya Terlalu Mahal


Kalu ini sudah jelas lah ya! iPhone memang salah satu produsen HP premium dengan harga yang cukup mahal dan tidak mudah dijangkau oleh semua kalangan. Karena harganya yang terlalu mahal ini, banyak orang-orang di China sana berfikir ulang untuk membeli iPhone. karena seperti yang sudah MasIrfun sebutkan di atas, produk-produk dari produsen HP lain lebih inovatif dengan harga yang lebih murah.

Apalagi kemungkinan besar iPhone akan menaikkan harga HP-nya lebih tinggi lagi karena kebijakan pemerintah AS untuk menaikkan produk-produk yang di impor dari China.

Itu tadi 5 alasan mengapa iPhone kurang diminati dan mengalami penurunan pendapatan nyaris 25% di Cina. Kira-kira kalau di Indonesia, mungkin gak ya iPhone benar-benar bangkrut dan gak laku?