Cara Meningkatkan CPC serta CTR Google Adsense

Advertisement

Cara Meningkatkan CPC serta CTR Google Adsense

Monday, December 31, 2018

MasIrfun akui bahwa sampai sekarang AdSense adalah program PPC terbaik untuk publisher Indonesia. Yang terbaik dalam artian bahwa AdSense selalu memberikan bid RPM (MasIrfun jelaskan apa itu RPM di bagian bawah) termahal untuk MasIrfun. Tak heran mengapa post ini sangat populer di Pabelog.

Pertama kali MasIrfun diterima AdSense MasIrfun sangat buta dengan istilah-istilah yang ada pada dashboard AdSense, saat itu MasIrfun hanya mengetahui satu istilah, yaitu CPC.

Apa itu CPC, CTR, RPM dan Cara Meningkatkan CPC  serta CTR

Tips Adsense : Apa itu CPC, CTR, RPM dan Cara Meningkatkan CPC  serta CTR

Saat itu juga MasIrfun hanya melihat AdSense dari sudut pandang CPC saja, padahal sangat tidak bijak membandingkan AdSense dengan program PPC sejenis hanya melihat dari CPC saja. AdSense ternyata lebih dari itu, mereka memiliki data statistik yang lengkap, kita bisa me-mining data-data AdSense untuk mengoptimasi pendapatan kita.

MasIrfun sendiri sedang belajar tentang data-mining. Dengan data-mining kita bisa mempelajari pola-pola yang dihasilkan untuk memprediksi tingkah laku atau akan seperti apa kemudian hari, definisi formalnya kamu bisa membaca di WikiPedia.

Nah, data-mining sendiri bisa diterapkan kedalam statistik AdSense untuk mencari tahu kapan iklan yang muncul, kondisinya seperti apa, dll. Sekarang MasIrfun sedang mencoba hal itu, namun yang menjadi kendala adalah statistik yang MasIrfun punya masih sedikit, itupun masih sangat Random. Oke, ini hanya sebgai pengantar saja, jika berhasil MasIrfun akan share ilmunya.

Cara Membaca AdSense

Di tulisan ini MasIrfun akan mencoba menjelaskan sebisa mungkin tentang hal-hal yang ada dalam AdSense, dan mungkin kamu juga belum sadar bahwa hal seperti itu bisa sangat berguna.

Pertama MasIrfun akan menjelaskan istilah-istilah yang ada pada Tab, Performance Reports. Untuk bisa membaca report, maka setidaknya kita harus tahu apa itu Estimated earnings, Page views, Click, Page CTR, CPC, dan Page RPM.

Page views

Page views di sini tidak sama dengan page views yang didapatkan dari Google Analytics. Karena maksud dari Page views pada AdSense di sini adalah banyaknya iklan yang muncul di halaman blog kita yang dilihat oleh setiap UV (Unique Visitors).

Artinya bisa saja pengunjung blog kita hanya satu orang, asumsi alamat IP dia yang tidak berubah. Tetapi jika pengunjung tersebut terus membaca setiap tulisan kita di setiap halaman yang berbeda maka page views akan terus bertambah juga. Me-refresh juga akan dihitung sebagai satu page views.

Apa manfaatnya Page Views yang tinggi? Ini pendapat MasIrfun, jadi sangat mungkin tidak tepat. Selama ini, ketika blog memiliki pageviews yang besar, iklan yang muncul pun beragam. Keberagaman iklan yang muncul di blog kita itu berakibat naiknya bidding untuk CPC.

CTR (Click Through Rate)

Ketika membaca istilah CTR, pikiran MasIrfun selalu bercampur dengan game CTR (Crash Team Racing). Pada konsteks AdSense CTR adalah rasio jumlah klik iklan dengan page views. Ingat, bukan page views keseluruhan blog, tetapi page views yang kita bahas sebelumnya.

Berikut adalah formula atau rumus yang dipakai untuk mengetahui CTR sebuah blog.

formula CTR

Semakin tinggi CTR maka semakin baik. Artinya blog yang kamu kelola memiliki efektifitas menampilkan iklan yang baik. Selama klik yang didapatkan adalah hasil yang natural, CTR yang tinggi tidak akan masalah.

Yang menjadi masalah adalah ketika blogger atau pemilik blog melakukan klik pada iklan di blognya sendiri, meskipun blogger tersebut sudah menyembunyikan IP/dll, tetapi tetap, sistem google AdSense yang canggih bisa mengenali pola.

Hukuman halusnya, blog tersebut akan terkena smart pricing dan hukuman beratnya di banned.

SMART PRICING

Smart Pricing adalah fitur yang didisain untuk advertiser agar mereka tidak mengeluarkan biaya yang besar untuk klik iklan yang disangka tidak natural atau klik yang disengaja (tukar klik). Smart Pricing akan membuat nilai bid dari blog yang terkena menjadi rendah.

Kamu bisa membaca lebih lanjut tentang apa itu Smart Pricing.

CPC (Cost per Click)

MasIrfun kira dari namanya saja sudah jelas, CPC adalah singkatan dari Cost per Click atau dalam bahasa Indonesia berarti Harga per Klik. CPC yang ditampilkan di laporang AdSense adalah rata-rata dari CPC keseluruhan.

Dengan mengetahui CPC blog kita, kita bisa memasang harga untuk penawaran jika kita ingin memasang iklan langsung. Ingat bahwa revenue share AdSense dengan publisher adalah 68% untuk publisher dan 38% untuk AdSense.

Untuk mengetahui revenue share AdSense kita, yaitu dengan menuju ke Setting > Account > Account Information. Nilai CPC bisa semakin tinggi jika banyak Advertiser yang ingin beriklan di blog kita.

Page RPM (Revenue per Thousand Impressions)

RPM hampir sama dengan eCPM, hanya saja eCPM menghitung pege views dari blog, sedangkan RPM menghitung page views dari iklan yang ditampilkan. Dengan RPM, kita bisa mengetahui pendapatan blog kita dari per seribu iklan yang muncul.

Formula untuk mendapatkan RPM adalah sebagai berikut:


Formula RPM

Misalkan kamu melihat bahwa RPM untuk hari ini adalah 2.0 USD, artinya, setiap 1000 kali iklan yang muncul, kamu kira-kira akan mendapatkan 2.0 USD. Dengan begitu kamu bisa melihat gambaran bagaimana jika seandainya kamu memiliki impresi yang lebih besar. RPM bukanlah pendapatan yang kita terima, tetapi estimasi pendapatan jika iklan itu muncul 1000 kali.

Bagaimana cara meningkatkan RPM? Cara termudah meningkatkan RPM adalah dengan mengurangi unit iklan yang muncul di blog kita. Contohnya, jika sebelumnya kamu memasang tiga unit iklan, maka untuk meningkatkan RPM kamu harus merubahnya jadi satu atau dua.

Konsekuensi dari mengurangi iklan tersebut, pendapatan kamu pun akan turun, tetapi RPM meningkat. Cara lainnya untuk meningkatkan RPM adalah dengan mendatangkan trafik organic atau melakukan blok terhadap iklan yang tidak relevan muncul di blog kita.

Channels

Channel adalah fitur paling ampuh dari AdSense. Dengan channels kita bisa mengkategorikan iklan ke kategori-kategori tertentu.

Lalu apa manfaatnya channels?

Jika kita memasang lebih dari satu unit iklan di AdSense, kita tidak akan mengatahui unit iklan mana yang paling banyak diklik atau memberikan pendapatan terbanyak atau paling sedikit diklik. Tetapi dengan channel, kita bisa mengetahui itu semua.

Bagaimana caranya?

Caranya adalah dengan memasukan unit iklan yang dipasang pada blog kita pada channel yang berbeda-beda. Contoh, untuk iklan yang ada pada postingan MasIrfun masukan ke channel ‘Ngeblog on the post‘, sidebar MasIrfun masukan ke ‘Ngeblog sidebar banner‘, dan setelah post ke ‘Ngeblog After Post‘.

Manfaat Channel pada AdSense
Manfaat Channel pada AdSense

Dengan begitu, MasIrfun bisa melihat efektifitas unit mana yang terbaik. Fitur ini akan semakin berguna untuk blog yang memiliki traffik yang tinggi. Karena dengan channel kita bisa merubah-rubah posisi unit iklan untuk mencari posisi termahal. Seperti contoh unit iklan MasIrfun di atas, ternyata posisi sebelum postingan merupakan posisi yang terbaik.

Tips Optimasi AdSense

Sedikit tips dari MasIrfun, ketika kamu melakunan A/B testing, pastikan kamu untuk memberikan komentar pada tanggal perubahan yang kamu lakukan. Caranya dengan menekan icon komentar, lalu klik tanggal perubahan.

Optimasi Channel
Optimasi Channel
Klik gambar untuk memperbesar

Tips optimasi lain adalah melalui scorecard. Perhatikan tips apa yang scorecard berikan, jika socre kamu belum maksimal, maka memaksimalkan score dengan mengikuti tips yang AdSense berikan.

Scorecard AdSense
Scorecard AdSense
Pada AdSense scorecard, terdapat tiga penilaian, pertama adalah revenue optimization, Site-health, dan multi-screen.

Untuk meningkatkan score revenue optimization caranya cukup mudah, kita hanya perlu mengaktifkan iklan contextual dan banner pada setiap unit iklan AdSense. Untuk Site-health dan multi-screen berurusan dengan hosting dan theme yang kita pakai. Semakin cepat blog dan bagus hosting akan berpengaruh pada Site-health, sedangkan multi-screen adalah bagaimana layout blog kita beradaptasi terhadap semua jenis monitor.

Bagaimana Cara Meningkatkan CPC (BPK)?


CPC sebenarnya memang sulit untuk dikontrol karena CPC sangat tergantung dari permintaan pengiklan/advertiser, sehingga naik turunnya tergantung musim. CPC biasanya naik pada akhir triwulan (Maret, Juni, September), akhir tahun, musim liburan serta ada momen-momen perayaan penting seperti Ramadhan, Natal dan sebagainya.

Karena pada momen-momen tersebut saatnya pengiklan/advertiser menghabis-habiskan budget mereka untuk biaya iklan. Inilah alasan mengapa banyak blogger bahkan pihak Google sendiri lebih menyarankan untuk meningkatkan pendapatan adsense lebih fokus ke CTR dan Impression.

Meski begitu, bukan berarti kita cuma bisa pasrah saja, ada hal-hal yang masih bisa kita lakukan untuk meningkatkan CPC ini.

1. Performa Dari Ukuran Iklan

Perhatikan ukuran iklan adsense, ada ukuran-ukuran tertentu yang memiliki bayaran tinggi seperti ..

  • 728 x 90 (dekstop);
  • 336 x 280 (dekstop);
  • 160 x 600 (dekstop);
  • 320 x 100 (mobile).

Ketiga ukuran iklan di atas (728×90, 336×280, 160×600) cocok untuk tampil di Dekstop, sedangkan untuk Mobile/Smartphone cocok menggunakan ukuran 320×100.

Karena saat ini pengguna Internet lebih sering browsing dengan smartphone mereka, kamu bisa menggunakan metode manual responsive untuk ukuran iklan Dekstop di atas.

Mengenai manual responsive akan MasIrfun bahas lebih lanjut di artikel berikutnya. Jadi kesimpulannya, ukuran iklan sangat menentukan besaran CPC yang akan kamu peroleh. Jadi pilihlah ukuran-ukuran iklan di atas karena memiliki CPC yang tinggi.

2. Pilih Jenis Iklan (Ad type) Text & Display Ads

Selain ukuran iklan, jenis iklan (Ad type) juga merupakan salah satu kunci yang sering diabaikan oleh publisher adsense, padahal Ad type ini termasuk salah satu hal yang akan mempengaruhi besaran CPC yang kamu dapatkan.

Kenapa? Jadi gini, pengiklan/advertiser itu ada yang menggunakan tipe text (Text Ads) dan ada juga yang tipe gambar (Display Ads).

Cara Meningkatkan CPC (BPK) dan CTR (RKT) Untuk Meningkatkan Pendapatan Adsense

Dengan mengaktifkan keduanya akan membuat kedua jenis pengiklan ini bersaing memberikan harga terbaik untuk kamu, akhirnya CPC akan meningkat.

3. Lebih Selektif Dalam Memblokir Iklan

Di Adsense, kamu diijinkan untuk memblokir pengiklan apa saja yang kamu inginkan. Blokir hanya url iklan atau pengiklan seperlunya saja karena ternyata banyak blogger yang memblokir ratusan hingga ratusan URL / Advertiser.


Terlalu banyak ngeblokir iklan akan mempengaruhi seberapa banyaknya pengiklan yang bisa membidding atau beriklan di website/blog kamu.

Semakin sedikit pengiklan maka otomatis persaingan akan semakin sedikit dan semakin emakin tidak ketat akhirnya harga CPC kamu akan semakin rendah. Dan jangan blokir play.googleplay.com.

4. Tingkatkan Kualitas Artikel

Yang keempat, tingkatkan kualitas artikel kamu. Lebih banyak teks dan lebih informatif akan lebih baik daripada hanya kebanyakan gambar, ini karena sistemnya Google bisa mempelajari lebih dalam tentang apa sih isi artikel yang kamu tulis. Dengan begitu, iklan bisa lebih tertarget.

Semakin tertarget iklan, CPC akan semakin tinggi dan kemungkinan iklan “dipukul” juga semakin besar.

5. Jangan Lakukan Kesalahan Ini

Jangan lakukan kesalahan ini karena bisa mempengaruhi seberapa tertargetnya iklan kamu yang akhirnya bisa mempengaruhi besaran CPC.

  • Pastikan website/blog kamu bisa di crawled oleh robot google, jadi jangan sampai salah setting robots.txt. Perhatikan error message di notifikasi google adsense kamu, jika ada coba perbaiki;
  • Jangan gunakan refresh tag;
  • Jangan modifikasi iklan Adsense terutama memasukkan kode iklan ke dalam IFRAME.

6. Go Global

Bagi publisher adsense di Tanah Air, CPC yang kamu dapatkan memang sangat kecil jika dibandingkan dengan CPC blog-blog berbahasa Inggris..

Mengapa?

Ini alasannya..

Indonesia adalah negara berkembang, berbeda dengan negara-negara maju di luar sana sehingga market untuk periklanan digital di Indonesia belum sematang negara-negara maju.

Marketing di Indonesia masih banyak yang beriklan di koran, televisi, radio dan media lainnya sehingga budget untuk iklan mejadi terbagi-bagi. Itulah mengapa nilai CPC di Indonesia masih sangat rendah jika dibandingkan dengan negara-negara maju.

Jadi jika kamu ingin meningkatkan CPC, Go Global atau membuat blog berbahasa Inggris merupakan salah satu teknik yang bisa kamu lakukan. Meski begitu, blog berbahasa inggris tidak serta merta membuat CPC kamu tingg. Semua tergantung dari mana pengunjung blog kamu berasal.

Kalau yang baca dari India misalnya – yang pada umumnya mereka menggunakan Bahasa Inggris – tapi India masih termasuk negara berkembang jadi CPC yang kamu dapatkan juga biasanya masih rendah.

7. Pilih Niche Blog dengan CPC Tinggi

Apakah niche atau tema blog mempengaruhi nilai CPC? Iya.. Advertiser atau pengiklan itu mencari valuable user.

Contoh sederhana, iklan baju lebaran bakal memiliki CPC lebih rendah dibandingkan iklan mobil mewah, saya rasa kamu sudah paham mengapa bisa begitu..

Menurut Worthofblog.com, berikut niche blog dengan CPC tertinggi adalah :

  • Health – Blog tentang Kesehatan
  • Make Money Online – Blog tentang Bisnis Online
  • Technology – Blog tentang Teknologi
  • Relationship – Blog tentang Tips tentang hubungan baik
  • Celebrities – Blog tentang blog tentang dunia selebritas
  • Fashion – Blog tentang perkembangan mode, gaya hidup
  • Insurance – Blog tentang Asuransi
  • How to Blog – Blog tentang Cara ngeblog, tips blogging
  • Social Media – Blog tentang tentang Sosial Media
  • SEO – Blog tentang penjelasan tips dan optimasi Search Engine.

Itu dia 7 cara untuk meningkatkan CPC blog kamu.

Cara Meningkatkan CTR (Rasio Klik Tayang)

Sebenarnya berapa sih besaran CTR yang wajar dan aman? Menurut MasIrfun sebenarnya tidak ada “magic number” atau besaran pasti, yang penting adalah seberapa valid klik yang kamu peroleh.

Jadi perhatikan Invalid trafic deduction atau klik tidak valid di Dashboard Adsense (bagian Payment) kamu. Selain itu pastikan juga blog kamu sudah sesuai dengan kebijakan Adsense.

Lalu bagaimana cara meningkatkan CTR? Cekidot:

1. Ukuran Iklan Mempengaruhi CTR

Ukuran iklan sangat menentukan performa dari CTR. Ini dia ukuran-ukuran yang memiliki kemungkinan besar “dipukul” oleh pengunjung blog.

  • 728 x 90 (dekstop);
  • 336 x 280 (dekstop);
  • 160 x 600 (dekstop);
  • 320 x 100 (mobile).

Sebaiknya gunakan manual responsive.

2. Penempatan Iklan Yang Baik dan Benar

Penempatan iklan yang pas sangat mempengaruhi kemungkinan iklan yang tampil di klik oleh pengunjung. Berikut diagramnya:

Tampilan Dekstop..



Cara Meningkatkan CPC (BPK) dan CTR (RKT) Untuk Meningkatkan Pendapatan Adsense

Tampilan Mobile..



Cara Meningkatkan CPC (BPK) dan CTR (RKT) Untuk Meningkatkan Pendapatan Adsense. Untuk Dekstop, peletakkan iklan yang paling Good Performance itu adalah di bagian akhir artikel sebelum kolom komentar dengan ukuran 336×280.

Selanjutnya adalah di bagian awal artikel karena lebih dekat dengan mata pengunjung sehingga lebih besar kemungkinan diklik. Ukuran yang baik pada awal artikel adalah 336×280.

Untuk Mobile,

Minimal ada 1 iklan sebelum konten (above the fold) dengan ukuran 320×100. Selanjutnya ditengah-tengah artikel dan bagian akhir dari artikel dengan ukuran resposive.

3. Pastikan Viewabilty Lebih Dari 40%

Yang kedua, pastikan Viewability minimal 40% karena ini merupakan goal bagi publisher di Tanah Air.

Apa itu Viewabilty?

Viewability adalah persentase seberapa banyak sih sebenarnya pengunjung blog yang melihat iklan kamu. Sistemnya Google menggunakan matriks menganggap iklan yang sebenarnya terlihat oleh pengunjung adalah jika iklan dilihat minimal 1 detik berarti viewabilty-nya adalah 50%.

Jadi misalnya iklan belum sempat loading tapi pengunjung sudah keburu menggeser laman ke bawah artinya iklan tidak terlihat dan tidak dianggap oleh Viewable. Semakin tinggi persentase Viewabilty berarti semakin baik performa iklannya.

Untuk meningkatkan Viewablity, kamu bisa menggunakan tips :

  • Peletakan iklan di atas konten sebelum artikel (above the fold);
  • Gunakan format iklan Vertikal / Sticky (iklan menggantung);
  • Gunakan Lazy Loading atau Smart Loading (salah satu fitur di Jetpack bagi pengguna WordPress).
Untuk mengecek Viewabilty, masuk ke Dashboard Adsense dan pilih Performance Reports » Common Reports.

4. Tingkatkan Page Speed dari Blog Kamu

Meningkatkan Page Speed bisa mempengaruhi seberapa banyak iklan yang muncul dan seberapa besar Viewabilty dari iklan yang tayang di blog kamu. Untuk mengecek seberapa cepat loading blog kamu, cek di https://developers.google.com/speed/pagespeed/insights/

Cara Menaikkan CPC (BPK) dan CTR (RKT) Untuk Meningkatkan Pendapatan Adsense. Page Speed atau kecepatan situs juga menjadi salah satu faktor dalam pengindeksan search engine. Untuk cara meningkatkan Page Speed bisa baca artikelnya Mas Rohadi Right di sini.

5. Beralih ke AMP (Accelerated Mobile Pages)

Mulailah mengadopsi format AMP (Accelerated Mobile Pages).Blog dengan format AMP terbukti bisa meningkatkan CTR dan Viewability sehingga akan meningkatkan penghasilan Adsense kamu.

Cara Menaikkan CPC (BPK) dan CTR (RKT) Untuk Meningkatkan Pendapatan Adsense


Selain itu, mulai bulan January 2019 akan ada perubahan algoritma google mengenai pengindeksan mesin pencari dimana kecepatan situs merupakan salah satu indikasi penting dalam perangkingan situs. Cara-cara di atas sudah MasIrfun praktikkan sendiri dan berhasil meningkatkan CTR dan CPC di blog MasIrfun yang lainnya.