Thursday, December 20, 2018

Pengertian, Penyebab, dan Cara merampingkan Bounce Rate yang Tinggi

Bounce rate merupakan sesi satu halaman di situs anda. Di Analytics sendiri nih, bounce rate dihitung secara khusus sebagai sesi yang hanya memicu satu permintaan ke server Analytics, seperti ketika visitor membuka satu halaman di situs atau blog anda, kemudian keluar tanpa memicu permintaan lainnya ke server Analytics selama sesi tersebut.



Apa itu bounce rate?

Pengertian, Penyebab, dan Cara merampingkan Bounce Rate yang Tinggi

Bounce rate itu sederhananya, mengacu ke jumlah visitor blog yang membuka halaman tanpa melihat halaman lainnya. Maksudnya, ketika anda membagikan artikel ke sosial media, visitor yang membuka artikel anda tidak melakukan interaksi apapun untuk berusaha mengunjungi halaman lainnya. Jadi kurang lebih dia cuma sekedar buka artikel itu saja.

Apa saja yang bisa membuat bouce rate tinggi?

Ada begitu banyak sebenarnya yang membuat bounce rate di situs anda bisa membengkak, antara lain:

  1. Terlalu semak isi blog. Nyatanya, blog yang terlalu banyak widget membuat para pengunjung tidak nyaman, alhasil mereka akan kabur dari situs anda. Belum juga sampai semenit mampir, mereka sudah meninggalkan blog tersebut. Pantas saja jika bounce rate anda tinggi.
  2. Iklan yang mengganggu. Nah, kebiasaan oknum publisher memaksa visitor untuk mengklik iklan yang ada di blog tersebut. Biasanya iklan yang jenis pop-up, sticky, dan masih banyak lagi. Terlalu banyak iklan juga bisa mengganggu mood pembaca anda loh, jadi ini bisa jadi salah satu penyebab utamanya.
  3. Situs anda susah untuk diakses dan sangat lelet. Wah, yang model beginian siapa sih yang suka nunggu? Saya sendiri juga bakalan ninggalin kalau blog nya bakalan lelet banget. Ada begitu banyak publisher yang tidak memperhatikan kecepatan blognya, memasang gambar yang terlalu besar, widget yang terlalu banyak link-out, dan masih banyak lagi hal lain.
  4. Konten yang tidak sesuai. Judul sama artikelnya kok beda? Jangan heran kalau visitor anda kabur karena kecewa. Mungkin kalau ada form review, bakalan dibabat habis-habisan sama visitor tersebut.
  5. Tema, fonts, dan ukuran tulisan yang mengganggu. Gak cuma dari segi isi, baju juga perlu diganti loh. Kalau baju sudah kusam, semua orang juga males dekatin kan?


1. Tingkatkan Kecepatan Loading Blog

Untuk Meningkatkan atau mengoptimalkan  sebuahkecepatan loading blog sangat efektif dalam menjaring dan mempertahankan kunjungan visitor pada sebuah situs web.Sebelum seseorang itu membaca artikel (posting, informasi) pada web/blog yang menjadi perhatian pertama mereka adalah loading website. Jika blog anda lemot, berat, atau sulit di buka, pengunjung akan berpikir dua kali untuk membuka atau mengunjungi halaman lainnya, apalagi informasi yang anda suguhkan bisa mereka dapatkan dari web lain. Sudah pasti mereka akan segera kabur. Masih banyak kasus karena pengunjung malas menunggu sebelum situs/blog kita terbuka sempurna mereka sudah menutup dan berpindah kelain hati. Dengan demikian sudah pasti bounce rate website akan meningkat.

Oleh sebab itu, Untuk menurunkan bounce rate sebaiknya anda menggunakan template ringan (fast loading) dan jangan memasang widget tidak berguna. Maksudnya widget yang hanya jadi hiasan belaka.

2. Desain Blog 

Dalam mengatur desain blog sedemikian rupa sangat efektif sekali untuk mengurangi besarnya angka bounce rate. Mengapa ? karena blog itu seperti halnya rumah. Jika seorang tamu berkunjung tapi rumah kita seperti kapal pecah apakah mungkin tamu tersebut akan betah. Bahkan lebih besar kemungkinannya ia akan segera berpamitan.

Jadi, agar pengunjung website/blog merasa nyaman usahakanlah menggunakan desain yang sederhana tapi memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengunjung sehingga mereka betah. Dan jika seseorang merasa betah sudah pasti ia akan melihat-lihat keadaan lebih mendalam. Sehingga memberikan sebuah dampak efek positif terhadap kemungkinan ia melihat atau membuka bagian-bagian lainnya, dengan begitu peluang menurunnya nilai bounce rate juga semakin besar.

3. Maksimalkan Judul Artikel Blog

Semua pengunjung itu jika berkunjung ke sebuah blog, atau melakukan pencarian pastinya yang pertama kali dilihat adalah judul artikel. Jika judulnya menarik sudah bisa di pastikan visitor tersebut akan tergoda untuk mengklik tautan tersebut, karena di dorong rasa penasarannya. Jadi supaya bisa memaksimalkan judul artikel pada blog dapat efektif mengurangi besarnya nilai persentase bounce rate jangan sekali-kali menipu pengunjung dengan judul yang tidak ada kaitannya sama sekali.

Jika sampai kalia melakukan hal tersebut bukannya nilai bounce rate anda semakin kecil tapi malah sebaliknya, bukan hanya itu dengan cara menjual judul tidak bagus efeknya terhadap kemajuan dan perkembangan blog dalam jangka panjang.

4. Perhatikan Kualitas Konten


Sudah banyak para mastah blogger di luar sana menyebutkan kalau konten adalah raja, tapi konten raja bukanlah sembarang artikel. Sebuah posting baru bisa dikatakan raja kalau artikel tersebut original, di buat untuk manusia, dan tentunya berkualitas. Memperhatikan kualitas konten ini sangat efektif sekali untuk mengurangi persentase bounce rate yang membengkak karena dengan menyajikan artikel berbobot maka visitor tidak akan keberatan menghabiskan waktunya untuk membaca postingan tersebut sampai habis walaupun sangat panjang.

Cara ini terbukti efektif mengurangi besarnya nilai rasio pentalan sebab dengan menyajikan konten berkualitas dapat membuat pembaca lebih yakin dan percaya dengan link atau tautan yang kita tanamkan sehingga tanpa ragu mereka akan mengklik tautan tersebut. Hal ini disebabkan mereka yakin dengan mengunjugi laman melalui link yang tertanam mereka akan mendapatkan lebih banyak manfaat. Dengan demikian nilai persentase bounce rate akan semakin kecil.

Penting: Gunakan penempatan kata kunci terbaik untuk SEO dan perhatikan juga Keyword Density yang idel untuk SEO.

5. Buat Banyak Konten Berkualitas

Jika nilai bounce rate blog sangat tinggi ketika blog masih berusia muda (baru di buat) itu sangat wajar karena artikel yang tersedia masih sangat sedikit. Namun berbeda jika web/blog sudah berusia (lama). Kalia wajib untuk berhati-hati jika hal ini terjadi, untuk mengatasinya usahakan buatlah lebih banyak konten berkualitas yang memiliki tingkat relevansi kuat terhadap artikel penyumbang angka bounce rate terbesar. Karena jika di biarkan berlarut-larut dampaknya akan sangat buruk terhadap SEO blog, terutama posisi di SERP. Tidak hanya itu nilai PA dan DA blog anda bisa menurun drastis nantinya.

Cara ini adalah yang paling efektif menurunkan nilai bounce rate karena semakin banyak jumlah konten berkualitas pada blog anda maka semakin besar juga ketertarikan pengunjung untuk menjelajahinya.

6. Perhatikan Panjang Pendek Artikel Blog

Untuk para pembaca semua informasi yang disajikan pada sebuah blog pastinya pengunjung membutuhkan waktu. Oleh sebab itu buatlah pengunjung  berlama-lama pada postingan anda dengan membuat artikel panjang. Semakin kalian membuat panjang artikel maka semakin lama juga durasi waktu yang dibutuhkan untuk para pembaca menghabiskannya. Dengan cara ini kemungkinan besar visitor melirik artikel lain yang menarik, atau mengklik tautan dalam artikel akan jauh lebih besar.

7. Buat Tautan/Link ke Konten Lainnya

Agar pengunjung tidak buru-buru kabur sebaiknya kita memasukkan banyak interlink (inbound link) yang mengarah ke artikel lainnya dalam blog sama. Dengan demikian cara ini terbukti efektif  untuk menurunkan bounce rate yang tinggi pada blog, karena dapat menahan pengunjung. Akan tetapi perlu di catat supaya cara ini bisa bekerja secara efektif, usahakan artikel yang kita tautkan harus mengugah selera pembaca, menarik dan tentunya relevan. Kalau bisa gunakanlah LSI Keyword dengan artikel. Sehingga, selain dapat menarik minat pembaca juga dapat mengatasi masalah kata kunci yang irelevan (spam keyword).

8. Konten Anda Harus Relevan

Untuk menurunkan jumlah persentase bounce rate blog sebaiknya anda menulis artikel secara berseri maksudnya tulislah artikel secara berkesinambungan. Kita haru memiliki yang berkaitan, saling mendukung dan tentunya memberikan manfaat bagi pembaca.

9. Contoh Konten Relevan

Misal saat ini anda menulis artikel tentang “tips membuat blog baru di blogger”, agar nilai bounce rate blog sobat bisa kecil sebaiknya artikel selanjutnya membahas topik yang berkaitan dengan pembahasan ini. Seperti halnya kalian menulis artikel tentang “cara gampang menaikkan traffik website Anda”, “hal-hal mesti dilakukan setelah bikin blog” atau hal lainnya yang sifatnya mendukung atau pembanding posting tersebut.

Nah, bagaimana menurut kalian seberapa besar kemungkinan pengunjung mengklik artikel lain yang kita tawarkan kalau komposisinya seperti di atas ?

10. Pasang Related Post / Artikel Terkait

Memasang widget artikel terkait dibawah posting merupakan salah satu solusi tepat dan efektif memperkecil angka bounce rate. Karena melalui widget related post ini pengunjung dapat lebih mudah menemukan informasi berkaitan dengan apa yang sedang mereka baca, apabila mereka terkesan dengan artikel pertama maka bisa di pastikan mereka tidak akan menyia-yiakan kesan kedua yang anda tawarkan.

11. Memasang Widget Penting 

Selain itu menggunakan cara yang telah di sampaikan di atas memasang beberapa widget penting pada sidebar blog juga terbukti efektif dalam menarik perhatian pengunjung untuk mengekplorasi situs anda lebih mendalam. Jadi jika sobat adalah pemiliki blog yang memiliki bouncing tinggi pasanglah beberapa widget yang mengarahkan langsung visitor pada postingan di blog, seperti artikel populer (popular post) dan artikel terbaru. Dalam dua widget ini sangat bermanfaat dan cukup efektif mengurangi nilai bounce rate yang tinggi, jika pembahasan blog memiliki banyak topik.

Sekian dari artikel mengenai Pengertian, Penyebab, dan Cara untuk Merampingkan Bounce Rate yang Tinggi. Jika ada kesalahan dalam saya menganalisis mohon kritik dan saran di bawah kolom komentar, Agar MasIrfun bisa memperbaik dan terus mempelajarin tentang dunia blogging.

Seorang Blogger Pemula Asal Jombang, Jawa Timur namun akan belajar terus dan memberikan informasi mengenai Edukasi dan Informasi Gadget Terupdate.