Apa itu Marketing? Pengertian dan Cara Riset dalam Marketing

Advertisement

Apa itu Marketing? Pengertian dan Cara Riset dalam Marketing

Tuesday, December 25, 2018

Pengertian marketing dan fungsinya dilengkapi dengan konsepnya serta proses riset pemasaran. Apakah itu marketing atau pemasaran? Untuk mengetahuinya secara lebih lengkap dan jelas Anda dapat membaca artikel dibawah ini:



A. Penjelasan Marketing

Apa itu Marketing? Pengertian dan 6 Cara Riset Pemasaran

Pemasaran atau marketing merupakan suatu rangkaian kegiatan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen. Caranya dengan membuat produk, menentukan harganya, tempat penjualannya dan mempromosikan produk tersebut kepada para konsumen. Definisi marketing adalah perpaduan antara aktivitas-aktivitas yang saling berhubungan untuk dapat mengetahui apa yang dibutuhkan oleh konsumen sehingga perusahaan dapat mengembangkan produk, harga, pelayanan dan melakukan promosi supaya kebutuhan konsumen dapat terpenuhi serta perusahaan mendapatkan keuntungan. Itulah tadi penjelasan mengenai tentang marketing pilih yang mana saja karena semua intinya sama.

Marketing saat ini memang sangat erat kaitannya dengan aktivitas kehidupan kita sehari-hari sebab objeknya adalah Konsumen. Biasanaya kita sebagai konsumen sering dihadapkan pada beberapa pilihan seperti memilih merek dari produk tertentu yang hendak kita beli, dimana kita akan membelinya dan menentukan waktu maupun kualitas saat melakukan pembelian. So, kita sebagai konsumen dapat dijadikan informasi yang dibutuhkan oleh para Marketer dalam melakukan kegiatan dalam marketing.


Pengertian marketing

Penjelasan tentang pemasaran atau marketing. - Adanya marketing ini untuk para konsumen tidak perlu memenuhi kebutuhannya secara sendiri-sendiri. Sebab, dengan melakukan pertukaran dengan para pelaku marketing, konsumen dapat memenuhi kebutuhan maupun kepuasannya dengan mendapatkan produk ataupun jasa.

Bagi sebuah perusahaan, marketing memang adalah sebuah kegiatan yang memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan maju-mundurnya perusahaan, karena marketing memiliki fungsi untuk menghasilkan pemasukan. Semakin besar pemasukan maka perusahaan akan semakin maju dan berkembang, sedangkan jika pemasukan kurang atau kecil maka perusahaan akan mengalami kemunduran.

B. Fungsi marketing pada perusahaan

Dibawah ini adalah fungsi marketing pada perusahaan, diantaranya sebagai berikut ini:

a. Fungsi pertukaran

Dengan marketing ini, para konsumen dapat membeli produk yang berasal dari produsen baik itu dengan menukar uang dengan produk maupun melakukan pertukaran produk dengan produk untuk digunakan sendiri ataupun untuk dijual kembali.

b. Fungsi distribusi fisik

Distribusi fisik pada produk dilakukan dengan cara mengangkut dan menyimpan produk. Produk yang berasal dari produsen akan memenuhi kebutuhan para konsumen dan disalurkan melalui darat, air atau udara. Lalu penyimpanan produk dilakukan dengan cara mengendapkan dan menjaga pasokan produk supaya tidak terjadi kekurangan pada saat diperlukan.

c. Fungsi perantara

Untuk itu dapat menyampaikan produk dari produsen kepada konsumen dilakukan lewat perantara pemasaran atau marketing yang menghubungkan aktivitas pertukaran dengan distribusi fisik. Aktivitas tujuan perantara antara lainnya seperti pembiayaan, pencarian informasi, pengelompokan produk, dsb.

Adapun beberapa tujuan lain dari divisi marketing pada perusahaan, yang biasanya sebagai berikut ini:

a. Marketing berperan sebagai sales

Tugas utama marketing bisanya yaitu menghasilkan pemasukan bagi perusahaan dengan cara melakukan penjualan terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan.

b. Marketing berperan sebagai promosi

Maksudnya marketing bertujuan untuk memperkenalkan perusahaan dan produk yang dihasilkannya kepada masyarakat luas, sehingga perusahaan dan produknya dapat dikenal.

c. Marketing sebagai riset dan pengembangan

Maksudnya marketing juga berfungsi sebagai penyerap berbagai macam informasi dan menyampaikannya pada perusahaan yang berkaitan tentang apa saja yang bermanfaat untuk mendukung dalam peningkatan kualitas maupun penjualan produk yang dihasilkan oleh perusahaan.

d. Maktering berperan sebagai perwujudan konsep marketing communication

Maksudnya marketing dapat berperan sebagai membuat hubungan yang baik antara perusahaan serta masyarakat atau perusahaan dan lingkungan sekitarnya.

C. Konsep Pemasaran

a. Dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan

Sangat penting sekali sebagai membedakan mana itu kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan manusia merupakan suatu ketidakadaan beberapa kepuasan yang paling mendasar, seperti manusia sangat membutuhkan sandang, pangan dan papan ada juga kebutuhan lainnya misalnya seperti kemanan, hak milik dsb. Kebutuhan tidak dapat diciptakan oleh masyarakat maupun pemasar, akan tetapi mereka merupakan hakikat biologis dan kondisi atau keadan manusia itu sendiri. Tidak hanya itu,  manusia juga selalu menginginkan berbagai macam hal supaya merasa puas misalnya seperti nginginkan rekreasi atau berwisata, pendidikan dan berbagai macam jasa.

b. Produk

Produk merupakan penawaran yang dapat dibegi kedalam 3 kategori, yang diantaranya barang, jasa, dan gagasan. Semua produk yang dihasilkan oleh produsen adalah segala sesuatu yang ditawarkan kepada konsumen untuk dapat memenuhi kebutuhannya.

c. Nilai, biaya dan kepuasan

Hal ini tergantung dari pemikiran setiap konsumen terhadap produk yang digunakan sebagai memenuhi kebutuhannya. Misalnya pada seorang pelajar utnuk memuaskan serta memenuhi kebutuhannya saat berangkat ke sekolah dia memilih menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Jika pelajar itu memakai kendaraan umum seperti bus kekurangannya mungkin sedikit lambat tapi lebih aman, sedangkan jika menggunakan kendaraan pribadi seperti motor akan lebih cepat tapi kurang aman. Pada masing-masing produk tadi jika diamati akan memiliki kepuasan yang berbeda dalam memenuhi kebutuhan tergantung dari pemikiran setiap konsumen.

d. Pertukaran dan transaksi

Jika dalam sebuah persyaratan telah disetujui oleh kedua belah pihak maka pertukaran akan terjadi. Pertukaran seharusnya dilihat sebagai suatu proses. Kedua belah pihak akan terlibat dalam pertukaran jika sudah menuju dalam kesepakatan. Jika sudah tercapai kesepakatan, maka transaksi akan terjadi.
Baca juga: Pengertian transaksi dan bukti transaksi terlengkap.

e. Hubungan dan jaringan

Pemasaran hubungan yaitu transaksi untuk memuaskan pihak-pihak kunci misalnya seperti pelanggan, pemasok dan penyalur yang dimana tujuannya untuk mempertahankan bisnis jangka panjang. Sedangkan hasil dari pemasaran hubungan merupakan untuk mengembangkan berbagai macam aset unik yang dimiliki oleh perusahaan yang biasanya disebut dengan jaringan pemasaran. Jaringan pemasaran umumnya terdiri dari perusahaan lagi dan pihak-pihak yang memiliki berbagai macam kepentingan seperti misalnya konsumen, para pekerja, pemasok, penyalur dsb.

f. Pasar

Pasar terdiri dari pembeli atau konsumen yang mempunyai kebutuhan tertentu yang mungkin kebutuhannya tersedia dan mampu melaksanakan pertukaran nilai, sehingga dapat terjadi transaksi untuk memuaskan kebutuhannya. Ukuran pasar tergantung dari jumlah konsumen yang ingin memuaskan kebutuhannya dan memiliki sumber daya untuk ditukarkan dengan apa yang mereka butuhkan.

g. Pemasar dan calon pembeli

Apa itu pemasar? pemasar adalah orang yang mencari calon pembeli yang nantinya akan terlibat dalam pertukaran nilai, sehingga calon pembeli dapat terpenuhi kebutuhannya. Lalu apa itu calon pembeli? Calon pembeli yaitu orang yang akan diidentifikasi oleh pemasar dan nantinya mungkin dapat terlibat dalam pertukaran nilai sehingga terjadi transaksi.
Teknik Riset Pemasaran


RISET MARKETING

Arti riset marketing


Riset marketing merupakan suatu upaya pencarian untuk memperoleh informasi yang relevan. Secara teknik, riset marketing yaitu proses formal dan objektif agar dengan sistematik dapat memperoleh menganalisis, dan menafsirkan data yang ditujukan untuk menyediakan informasi yang berguna untuk pembuatan keputusan dalam marketing. Tujuan akhir riset marketing yaitu agar kita dapat membedakan dan memisahkan antara yang nyata benar dari yang nyata tidak benar.

Riset marketing kuantitatif


Riset marketing kuantitatif adalah riset yang berhubungan dengan kegiatan usaha dalam menciptakan dan menyerahkan standar kehidupan kepada masyarakat yang hasilnya dinyatakan dalam bentuk angka atau bilangan eksak

Riset marketing kualitatif


Riset marketing kualitatif adalah riset mengenai kegiatan usaha dalam menciptakan dan menyerahkan standar standar kehidupan kepada masyarakat yang hasilnya dinyatakan dalam pengertian-pengertian sifat, cirri, derajat atau atribut-atribut kualitatif lainnya.

Jenis riset marketing


1. Riset marketing dasar. Riset marketing dasar adalah penelitian ilmiah yang bertujuan untuk mencari ilmu pengetahuan , tesis , hukum , dalil, atau prinsip baru mengenai marketing dengan sistematik dan melalui prosedur yang metodis sehinggga dapat menemukan tantangan yang dating dari dunia marketing yang belum atau tidak diketahui sebelumnya.

2. Riset marketing terapan. Riset marketing terapan adalah penelitian ilmiah dengan cara memanfaatkan hasil-hasil dari laboratorium dan hasil-hasil riset dari lapangan dan menggunakan ke dalam dunia marketing praktis. Tujuannya adalah mendapatkan pengetahuan dan pemahaman untuk memenuhi kebutuhan marketing spesifik yang telah diketahui.

Kegunaan informasi riset marketing


1. identifikasi konsumen sasaran. Untuk menetapkan dan mengadakan kualifikasi konsumen-sasaran, para konsumen itu harus dilihat dari dua sudut, yaitu dari sudut daya-beli dan kebutuhan atau keinginan akan produk.

2. Perencanaa produk Informasi yang diperoleh dari riset marketing akan mempengaruhi keputusan yang akan diambil oleh menejer marketing. Disini menageer marketing dengan memanfaatkan informasi tersebut, harus membuat keputusan dalam penambahan, pengurangan dan pengubahan unsur-unsur garis produk, kemasan, dan bahkan mungkin pula meliputi merk dagang.

3. Penetapan harga Menager marketing antara lain dapat memanfaatkan informasi mengenai penjualan, harga dan harga para pesaing. Dengan pengetahuan tersebut menejer marketing dapat membuat keputusan yang t5epat sesuai dengan situasi.

4. Distribusi fisik Banyak informasi mengenai distribusi fisik yang digunakan oleh menejer marketing itu berkaitan erat dengan biaya yang harus ditanggung perusahaan. Menager marketing perlu menyusun keputusan dan tindakan efektif yang berkaitan dengan biaya pelbagai alternative wahana transportasi, gudang lokasi dan pemrosesan pesanan.

5. Saluran distribusi Informasi yang dihasilkan oleh riset marketing yang dilakukan dengan cara efektif akan bermanfaat bagi managemen marketing yang berkaitan dengan salah satu ramuan marketing yaitu penetapan saluran distribusi. Menejemen menggunakan informasi mengenai struktur dan prestasi (kinerja) saluran-saluran distribusi itu.


6. Promosi Para menejer marketing memerlukan informasi yang bermutu dan signifikan di bidang promosi di salah satu ramuan marketing. informasi itu mungkin diperoleh berdasarkan data-data yang berhasil dihimpun dari para penjual di lapangan, jumlah panggilan melalui telepon, dan waktu yang terpakai dalam kegiatan-kegiatan yang tidak berhubungan dengan penjualan.

Proses Riset Marketing – sebelum membahas mengenai proses melakukan riset pemasaran, kita harus mengetahui terlebih dahulu apasih riset marketing atau riset pemasaran tersebut. Riset Pemasaran adalah kegiatan penelitia di bidang pemasaran yang di lakukan secara sitematis mulai dari perumusan masalah, tujuan penelitian, pengumpulan data, pengolahan data serta interpretasi dan implementasi dari hasil riset tersebut.

Fungsi utama dari riset adalah untuk mengetahui informasi secara akurat sehingga dapat menjelaskan secara objektif.

Oke di dunia marketing riset sangatlah diperlukan terutama dalam melakukan inovasi dan perbaikan strategi, oke selanjutnya kita bahas mengenai prosesnya, berikut proses marketing research. Proses Riset Marketing adalah serangkaian kegiatan atau tahap yang dilakukan dalam melaksanakan riset marketing. adapun kegiatan atau tahapan dalam melakukan riset :

  • Penentuan masalah atau Perumusah Masalah (Problem Definiton)
  • Merumuskan kerangka teori
  • Formulasi desain riset
  • Kegiatan lapangan dan pengumpulan data
  • Persiapan dan analisi data

Pembuatan laporan dan presentasi

1. Tahap Penentuan Masalah

Pada tahap ini yang harus dilakukan dalam proses riset adalah merumuskan masalah, menentukan tujuan penelitian, merumuskan latar belakang yang sesuai, informasi apa saja yang diperlukan, bagaimana informasi tersebut dipergunakan untuk pengambila keputusan. tahapini meliputi juga rencana wawancara dengan pengambilan keputusan, analisa data sekunder, atau melaksanakan kegiatan riset yang bersifat kualittatif.
Dalam tahap perumusah masalah ini anda harus menentukan masalah apa yang terjadi pada perusahaan anda, setelah itu anda perlu menentukan tujuan dari penelitan masalah tersebut dengan tujuan agar mempermudah proses penelitian nantinya, kalau tidak ada tujuannya buat apa ngeriset? :v

2. Tahap Perumusan Teori

Pada tahap ini dilakukan kegiatan formulasi lebih detail dibandingkan dengan tahap sebelumnya yakni tahap penentuan masalah, pada tahap ini anda perlu melakukan perincian pada teori yang dipergunakan dalam melakukan penyelesaian masalah, riset pertanyaan yang akan membantu menjawab penyelesaian dari masalah, hipotesis, indentifikasi karakteristik atau faktor yang mempengaruhi desain penelitian.
Dalam melakukan perincian pada tahap ini, anda bisa melakukan abstraksi sebelumnya. artinya anda bisa kerjakan di oret oretan sebelum melaksanakan perumusan teori.

3. Tahap Formulasi Desain Riset

Pada tahapan ini yaitu membuat kerangka untuk melaksanakan penelitian , pada tahap ini pula akan memat secara rinci prosedur untuk pengumpulan data, cara menguji hipotesa, kemungkinan jawabah terhadap riset, sampai dengan model analisis yang dipergunakan. kegiatan dalam tahap ini yaitu sebagai berikut :

  1. Analisis data sekunder
  2. Penelitian Kualitatif
  3. Metode Pengumpulan data kuantitatif
  4. Definisi informasi yang dibutuhkan
  5. Cara pengukuran
  6. Desain Kuesioner
  7. Proses pengambilan sampel dan sampel size
  8. Rencana analisis data

4. Tahap Pengumpulan Data

Pada tahap ini yaitu tahap yang mana mengumpulkan semua data yang diperoleh dari hasil formulasi, data primer dan sekunder. salah satu cara untuk mengumpulkan data primer yakni dengan wawancara pribadi baik melakukannya lewat telepon atau dengan tatap muka langsung. sedangkan untuk mendapatkan sebuah data sekunder salah satunya dengan melakukan pencarian melalui perpustakaan, internet, majalah dan lain sebagainya.

Dapat di ketahui perbedaan antara keduanya, primer yaitu pengumpulan atau secara langsung sedangkan sekunder melalui perantara seperti buku.

5. Tahap Persiapan dan Analisis Data

Persiapan data meliputi editing, koding, transkrip dan verifikasi. masing-masing kuesioner atau hasil observasi diedit dan dikoding kemudian data tersebut di transkrip atau dimasukkan ke dalam komputer. selanjutnya dilaksanakan verifikasi atau pengecekan kembali apakah data yang asli sudah benar terekam, dan sesuai dengan rencana metode analisis yang telah disusun. kemudian data dianalisa atau dianalisis.


6. Pembuatan Laporan dan Presentasi

Hasil dokmentasi dan penelitian mulai dari tahap pertama hingga tahap kelima, didokumentasikan atau di rekap dalam bentuk laporan hasil penelitian dengan sistematika yang teratur mulai dari indetifiasi masalah atau penentuan masalah, pendekatan yang digunakan atau teori yang digunakan, desain penelitian, pengumpulan data, analisa data, serta temuan yang diperoleh. semua disajikan untuk proses pengambilan keputusan.  setelah itu diperinci lagi untuk dibuat sebuah presentasi dalam bentuk tabel, diagram, teks tentunya dengan menggunakan media gambar dan video atau animasi yang menarik sehinggal data anda dapat diterima dengan baik oleh yang lain.

Demikian penjelasan tentang pengertian marketing 6 cara riset pemasaran, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan mohon maaf jika terdapat kesalahan ataupun kekurangan, terimakasih telah berkunjung…